Bab [137] Amarah

Waktu merayap pelan-pelan, dan aku rasanya cuma jadi tubuh tanpa jiwa, jalan saja seperti mayat hidup. Seolah-olah nyawa dan kesadaranku dicabut begitu saja. Aku sudah lupa rasanya waktu berjalan, badan pun kayak mati rasa. Aku tetap dalam posisi yang tadi dipakaikan selimut oleh Sari, tidak bergera...

Masuk dan lanjutkan membaca