Bab 224

Kata-kata Amalia sarat akan sindiran tajam.

Bukan hanya Laila, raut wajah semua orang yang ada di sana pun sedikit berubah.

"Maksudmu apa? Aku benar-benar tulus mau minta maaf," ucap Laila, berusaha menyelamatkan harga dirinya.

Amalia mundur selangkah. "Aku menghargai ketulusanmu, Mbak Laila, ta...

Masuk dan lanjutkan membaca