Bab 391

Mata Dimas berbinar penuh kekaguman. "Kamu bosnya. Kalau butuh apa-apa, bilang saja."

Amel tak kuasa menahan diri untuk melangkah maju dan memeluknya. "Kok aku baru sadar ya kamu se-pengertian ini? Aku kira kamu bakal mencecar aku, bilang aku nggak mampu, atau nyuruh aku ganti proyek. Nggak nyangk...

Masuk dan lanjutkan membaca