Bab 44: Anda Tidak Bisa Membodohi Saya

Lukman berdiri dalam diam di dekat jendela besar yang membentang dari lantai hingga langit-langit, menatap pemandangan seluruh kawasan Bukit Hijau.

Waktu seolah tak meninggalkan jejak padanya. Bahkan setelah empat tahun berlalu, pria itu tetap mempertahankan pembawaannya yang rapi dan ramah. Satu-...

Masuk dan lanjutkan membaca