Bab 447

Siska berdiri di dekat jendela kaca besar, sebatang rokok terselip di jari lentiknya. Di balik kepulan asap, tatapannya sedingin dan setajam ular.

Di belakangnya, seseorang bersimpuh di lantai, gemetar. Perempuan itu sangat cantik, tapi semangatnya sudah hancur, seolah tak bernyawa.

Dia adalah La...

Masuk dan lanjutkan membaca