Bab 98

Oki meniru gerakannya, bangkit untuk membantu Alya mengatur napas. "Bella, taruh minumanmu. Kita harus pulang."

"Alya!" Sebuah teriakan dingin tiba-tiba memecah suasana.

Alya membeku.

Dia sangat kenal suara itu. Itu Krisna.

Sebelum dia sempat berbalik, Krisna sudah menerjang maju, mencengkeram ...

Masuk dan lanjutkan membaca