Bab 196: Membayar Dia dengan Koinnya Sendiri

"Rangga, omong kosong apa yang kamu bicarakan dengan Bima tadi?"

Di belakang panggung alun-alun kampus, Alya menatap kerumunan mahasiswa yang ramai di bawah dengan wajah tanpa ekspresi.

"Kenapa? Kamu kasihan padanya?" sindir Rangga.

Mendengar kata-kata itu, tatapan Alya berubah dingin.

"Kamu ini...

Masuk dan lanjutkan membaca