Bab 38: Ketakutan

Nggak mungkin… sial banget nasibku!

Tanganku basah oleh keringat saat kugenggam ponsel erat-erat, langkahku sempoyongan menuju pintu keluar. Dadaku sesak oleh rasa takut. Aku menoleh sekali lagi, memastikan. Iya… itu dia. Mana mungkin aku bisa lupa?

“Nona, Anda nggak apa-apa?” tanya manajer di dek...

Masuk dan lanjutkan membaca