Bab 38.1 Pengakuan saya

“Aku cuma… aku butuh waktu sebentar,” jawabku lirih.

Pasti tadi dia sempat malu di restoran. Bayangin saja—aku, cewek gendut yang kabur dari cowok seganteng itu kayak orang kehilangan akal. Sejujurnya, aku seharusnya bersyukur dia mau ngajak aku keluar sejak awal.

Beberapa detik aku mikir, gimana ...

Masuk dan lanjutkan membaca