Bab 46.1 Anda tidak memiliki apa-apa

“Oh, ya?” gumamku pelan.

Ada sesuatu di matanya—terlalu dekat dengan ketulusan, sampai terasa berbahaya. Orang bilang cuma anak kecil sama orang mabuk yang ngomong jujur. Dan di detik itu, aku mau percaya dia.

“Karena kita udah saling kenal dari dulu,” bisikku.

Tapi dia menggeleng. Wajahnya benar...

Masuk dan lanjutkan membaca