Bab [119] Penyembunyian dengan Sengaja

Nenek Wijaya buru-buru melambaikan tangannya. "Tidak usah bantu Nenek, kamu makan saja dulu. Aku dan Papamu ada hal penting yang harus dibicarakan."

Setelah berkata begitu, Robert Wijaya dengan sigap melangkah mendekat, memapah Nenek Wijaya masuk ke ruang kerja, lalu menutup pintu rapat-rapat.

Sar...

Masuk dan lanjutkan membaca