Bab [128] Jaga Sopan Santun, Aku Ini Kakak Iparmu!

Ari Limbong menatap sekilas ke arah luka di lengan Angela Wijaya. Keningnya sedikit berkerut, sementara sepasang mata hitamnya bagaikan telaga tak berdasar. Tak seorang pun mampu menebak apa yang dipikirkannya.

Setelah hening beberapa saat, barulah ia membuka suara, "Kalau begitu, biarkan dia tetap...

Masuk dan lanjutkan membaca