Bab [142] Kamu Tidak Mabuk, Benar?

Sari Wijaya menelan ludah, lalu bertanya dengan suara pelan, "Kenapa kamu begitu peduli?"

Begitu pertanyaan itu terucap, jantungnya berdegup makin kencang. Ada rasa gugup yang aneh saat dia menanti jawaban Ari Limbong.

Ari Limbong menatapnya lekat, seolah sedang berpikir keras. Matanya turun, mena...

Masuk dan lanjutkan membaca