Bab [143] Bagaimanapun Juga Kamu Tidak Akan Hamil

Ari Limbong terkekeh pelan. Suaranya terdengar begitu riang saat dia menunduk dan mengecup sudut bibir wanita itu.

Sari Wijaya menatap tawa di wajah pria itu, untuk sesaat dia merasa agak linglung. Ari Limbong selalu memasang wajah kaku. Sekalipun tersenyum, biasanya senyum itu penuh dengan sarkasm...

Masuk dan lanjutkan membaca