Bab [151] Dipuji oleh Ari Limbong

Sari Wijaya membelalakkan matanya tidak percaya. Dia bahkan belum mengatakan apa syaratnya, tapi pria itu sudah buru-buru menolak? Benar-benar kejam!

Sari Wijaya terdiam sejenak karena kehabisan kata-kata, lalu akhirnya memilih masa bodoh. "Ya sudah, kalau kamu tidak mau janji, lupakan saja. Aku ju...

Masuk dan lanjutkan membaca