Bab [169] Karier Seni Peran Berakhir di Sini

Ari Limbong seketika terdiam. Jemarinya diam-diam mencubit paha Sari Wijaya di bawah meja, memberi kode agar istrinya itu membantunya menjelaskan.

Sari Wijaya menahan tawa sampai perutnya terasa kram. Dia sendiri masih berusaha menenangkan diri, mana sempat memikirkan nasib Ari Limbong.

Lagi pula,...

Masuk dan lanjutkan membaca