Bab [172] Mengenalkan Jodoh Untuknya

Ari Limbong memijat titik itu beberapa saat, baru kemudian rasa pegal di pinggangnya mereda dan wajah Sari Wijaya terlihat lebih rileks.

Sambil menatap pemandangan di luar jendela mobil, Sari tiba-tiba berkata, "Ibumu meneleponku lagi hari ini. Dia berkali-kali menyinggung soal pesta ulang tahun Ka...

Masuk dan lanjutkan membaca