Bab [36] Apa Pun Mendengarkan Dia

Sari Wijaya menarik kursi dan duduk dengan santai sambil menatap Ari Limbong. Senyum tipisnya terasa mengancam. "Untuk urusan Kakek, kamu harus menjelaskannya sendiri ya."

Mata hitam Ari Limbong menyipit, menatapnya tajam.

Sekarang Sari Wijaya semakin berani, bahkan sampai mengancamnya.

Tatapan A...

Masuk dan lanjutkan membaca