Bab [71] Menamparnya

Ari Limbong menatapnya dengan wajah suram, terlihat akan meledak marah. "Kamu buru-buru mau cerai dariku kan cuma demi dua puluh persen harta itu? Kamu serakah sekali, sih?"

"Aku tidak pernah pelit sama kamu soal uang. Bingung deh, kamu kenapa, sih?"

Bingung? Seolah-olah selama ini dia yang selalu...

Masuk dan lanjutkan membaca