Bab [91] Tidak Bisa Mati

Suara Sari Wijaya terdengar bergetar, "Ari Limbong terluka, aku harus segera ke rumah sakit sekarang."

Tiara Santoso menyahut, "Hah?" tanyanya dengan bingung, lalu tak tahan untuk mengingatkan, "Kalau begitu, hati-hati di jalan. Mau aku temani?"

"Nggak usah, aku bisa pergi sendiri."

Setelah mener...

Masuk dan lanjutkan membaca