Bab [30] Di Sini Kehidupan Berawal

Kepala serasa mau pecah, seluruh tubuh terasa panas seperti terbakar.

Samar-samar, terdengar suara orang dari kejauhan.

Tapi tidak begitu jelas.

Yoan Prawiro perlahan membuka matanya. Dinding putih yang menyilaukan langsung menyambut pandangannya, disusul aroma disinfektan yang menusuk hidung.

*...

Masuk dan lanjutkan membaca