Bab [37] Berjalan-jalan yang Canggung

Demi keselamatannya sendiri, Dina Prawiro melewati malam dengan penuh ketakutan. Pagi-pagi sekali, ia langsung menelepon Kakek Santoso dan mengundangnya datang dengan alasan ingin memasakkan sesuatu untuknya.

Tentu saja Kakek Santoso senang bukan kepalang. Pagi-pagi buta, bahkan sebelum Arjuna S...

Masuk dan lanjutkan membaca