Bab [38] Aku Menyukai Pak Setiono

Tiba-tiba saja pelukannya terasa kosong. Saat tersadar, sosok itu sudah lenyap.

Amarah Kevin Santoso seketika tersulut. Ia mendecih pelan, membelakangi pintu keluar, lalu berkata dengan dingin, "Jangan biarkan dia kabur."

Benar saja, Yoan Prawiro belum lari jauh saat dua pria berpakaian hitam menc...

Masuk dan lanjutkan membaca