Bab [39] Terakhir Kali Bersikap Toleran Terhadapmu

Saat pintu ruang VIP itu terbuka, suasana di dalamnya seketika membeku.

Mata Yoan Prawiro langsung tertuju pada sosok pria di sudut ruangan.

Juga, pada siluet ramping nan anggun di sampingnya.

"Lho, ada apa ini?" Dimas Wibowo tampak kebingungan, menatap mereka dengan tidak percaya.

Dia lalu berb...

Masuk dan lanjutkan membaca