Bab [78] Kemarahan Yoan Prawiro

"Tunanganmu menyuruh orang menghancurkan galeriku. Aku datang untuk meminta pertanggungjawaban darimu." Yoan Prawiro membuka suara dengan dingin, lalu memutar rekaman audio yang sudah ia siapkan.

Tatapan Kevin Santoso menajam.

"Nona Lestari itu benar-benar konyol," ujarnya sambil mengangkat mata, ...

Masuk dan lanjutkan membaca