Bab [83] Bagaimana Kamu Bisa Berada di Sini

Yoan Prawiro terdiam, kebisuan menjadi jawabannya.

Kakek juga tidak menyahut. Keduanya hanya duduk dalam keheningan, suasana terasa tegang dan kaku.

Yoan Prawiro akhirnya tidak tahan lagi dengan tekanan berat ini. Dengan nada pasrah, ia berkata, "Kakek, aku tidak bisa terima begitu saja. Dulu, Pak...

Masuk dan lanjutkan membaca