Bab 108

Tubuh Citra terlihat menegang seketika.

Tangannya berhenti di tengah gerakan mengusap air mata. Suaranya serak, mampet, saat ia seperti sengaja membelokkan pembicaraan, “Ini salah aku. Aku tanggung jawab.”

Tatapan Rangga menggelap.

Lagi-lagi pola yang sama—setiap nama keluarga Wibisono tersenggol...

Masuk dan lanjutkan membaca