Bab 166

“Seharian ini belum cukup juga ngerasain wataknya Nenek?” tanya Fajar.

Alya jelas sudah cukup. Cara Bu Elisa main manuver di pesta tadi masih bikin pipinya panas kalau diingat.

“Tapi…”

“Nggak ada tapi,” potong Fajar, santai meletakkan mansetnya di atas nakas. “Lo tidur di ranjang. Gue di sofa.”

...

Masuk dan lanjutkan membaca