Bab 190

“Tidak mungkin.” Jawaban Pak Jeremian terdengar singkat, dingin, dan menutup rapat semua celah.

“Kamu...!”

“Kalau cuma itu alasanmu nelepon, nggak usah repot.”

“Frederick!”

Yang tersisa hanya nada putus yang beku setelah telepon ditutup.

Pak Jeremian gemetar menahan amarah, lalu menghempaskan t...

Masuk dan lanjutkan membaca