Bab 198

Bea mengangguk, putus asa.

“Kalau gitu kenapa kamu masih di sini?”

Deni menunjuk tanah di bawah kaki mereka. “Tempat ini tiga jam dari Kota Silverwave. Kamu nyebut ini ‘sejauh mungkin’? Bea, jangan-jangan kebanyakan belajar bikin otak kamu korslet?”

“Karena ini tempat paling aman!” Bea akhirnya j...

Masuk dan lanjutkan membaca