Bab 242

“Uang gue mana?”

Suara laki-laki itu sengaja direndahkan, tapi amarahnya meledak-ledak dari balik telepon.

“Gue sama anak-anak gue udah jauh-jauh datang, tidur di mana aja, makan seadanya, terus lo malah motong pelunasan terakhir? Begini cara lo bisnis?”

Otak Alya baru pelan-pelan nyala.

Oh. Or...

Masuk dan lanjutkan membaca