Bab 42

Bea membeku, menoleh cepat untuk menatap tajam ke arahnya. “Frederick! Ini nggak ada hubungannya sama Elsa. Jangan seret-seret dia!”

Bea panik, seperti kucing yang ekornya keinjak—sekujur tubuhnya menegang, bulu kuduknya seolah berdiri.

Frederick mengulurkan tangan, mencengkeram dagunya, ibu jari...

Masuk dan lanjutkan membaca