Bab 66

Beatrice merasa otaknya seperti macet seketika. Dingin merambat dari telapak kakinya menembus sampai ubun-ubun, membuat tubuhnya basah oleh keringat dingin.

Tangan yang bebas refleks menempel di perutnya, liontin emas di genggamannya mendadak terasa seberat timah.

“Kamu... beneran pengin punya ana...

Masuk dan lanjutkan membaca