Bab [115] Anak Lahir di Dekat

Sisi Yunita tersenyum tipis. "Kapan kamu berangkat?"

"Satu atau dua hari ini. Kalau kamu mau ikut, kita bisa atur tanggalnya sama-sama." Kusuma Fajar tetap tersenyum lembut, meskipun wajahnya tampak babak belur dan lebam akibat pukulan mentah dari Lucas Fajar.

Pergi bersamanya? Sisi Yunita tidak p...

Masuk dan lanjutkan membaca