Bab 11

Tamparan itu tajam, nyaring sampai menggema.

Bima memalingkan kepala pelan, matanya menggelap penuh niat buruk. “Berani-beraninya lo nampar gue?”

Alya berdiri, tatapannya dingin. “Lo kira gue bakal masuk ke sini tanpa pegangan? Dari tadi ponsel gue nyambung telepon. Citra udah merekam semua obrola...

Masuk dan lanjutkan membaca