Bab 112

“Iya.”

Laras mengakuinya tanpa berkelit.

Jantung Arya yang sejak tadi gelisah akhirnya sedikit reda. Meski semua tanda sudah mengarah ke satu jawaban, mendengarnya keluar dari bibir Laras membuat kenyataan itu terasa menampar untuk pertama kalinya.

Perasaannya padanya sekarang ruwet, seperti bena...

Masuk dan lanjutkan membaca