Bab 158

Laras berkata datar, “Gue punya rencana sendiri. Nggak usah repot-repot ngingetin.”

Ia melangkah hendak pergi.

Leo mengangkat tangan menghalangi jalannya, suaranya rendah, “Lo beneran mikir Bastin itu masa depan lo?”

“Kalau bukan dia, berarti lo masa depan gue, gitu?”

“Laras.” Suara Leo serak. “...

Masuk dan lanjutkan membaca