Bab 23

Alya meremas lembut tangan pria itu. "Bukan begitu, Mas. Ya, kita memang berutang budi padanya, dan pelan-pelan kita pasti akan membalasnya. Tapi cinta sejati itu langka."

Tatapannya melembut saat ia melanjutkan, "Aku ngaku, awalnya aku datang ke Mas Rangga karena disuruh Nyonya Wibowo. Tapi setel...

Masuk dan lanjutkan membaca