Bab 48

Begitu sepiring pasta itu habis, Sebastian kelihatan seperti masih pengin nambah. Setetes saus pun nggak ada yang tersisa.

“Kalau kamu suka banget, aku bisa bikinin buat kamu rutin,” tawar Lisbeth, melihat betapa tulusnya dia menikmatinya.

“Aku mau,” jawab Sebastian tanpa ragu.

Lisbeth langsung m...

Masuk dan lanjutkan membaca