Bab 86

Saat Siska kembali ke ruang rawat, Bu Samara duduk di sisi ranjang, menatap Alya yang terbaring tak bergerak. Air mata mengalir deras di pipinya.

Siska berhenti sejenak, lalu melangkah mendekat tanpa suara dan menaruh tangan dengan lembut di bahu Bu Samara. “Jangan nangis, Bu. Kalau Alya lihat Ibu ...

Masuk dan lanjutkan membaca