Bab 172

POV Serena

Tatapannya terkunci dengan mataku, dan dadaku terasa sesak dengan sakit yang menyiksa. Mata birunya kini redup, tidak fokus namun masih memancarkan kekuatan yang tak tergoyahkan, dan seperti yang telah dia lakukan ratusan kali malam ini, dia memberiku senyum kecil yang familiar dan mengh...

Masuk dan lanjutkan membaca