Bab 55

POV Serena

Aku menelan ludah. Momen itu terlintas di pikiranku—ketegangan yang sunyi, beban kebenaran yang tak terucapkan menekan dadaku. Aku menatap mata Caiden. Sesaat, kami berdua tak berbicara.

Lalu, dengan cara yang paling menyebalkan, dia berkata, “Nggak ada yang perlu kamu khawatirkan, soba...

Masuk dan lanjutkan membaca