Bab 23 23

"Mengapa... mengapa kamu di sini?" Dadanya naik turun tak beraturan, dan dia mundur seperti ingin menutup pintu lain di antara kami.

Pemandangan dia meraih kenop pintu memecahkan kabut hasrat yang membuatku terdiam. "Kamu pikir pintu tertutup akan menghentikanku? Kamu seharusnya gadis pintar."

"A-...

Masuk dan lanjutkan membaca