Bab 35 35

Sialan. Jantungku berdegup kencang dan aku terdiam. Roger, dari semua waktu yang ada. Jari-jariku masih di dalam dirinya, terjebak oleh otot-ototnya yang menggenggam erat. Dia hampir mencapai puncaknya.

"Ya?" gumamku.

Kenop pintu bergetar. "Ada apa? Aku punya nama-nama yang kamu minta."

"Bisa tun...

Masuk dan lanjutkan membaca