Bab [19] Kekuatan yang Menghancurkan

Febriani Pramesti berkata dengan angkuh, sementara Soni Wijaya hanya tersenyum menatapnya.

Melihat senyum Soni, Febriani Pramesti langsung berdiri manis di sampingnya.

“Soni, kamu bisa kalahkan mereka, kan?”

Soni Wijaya menatap Febriani sejenak, lalu mengangguk. “Tentu saja!”

Melihat kepercayaan...

Masuk dan lanjutkan membaca