Bab [20] Pertemuan

Saat jam makan siang di sekolah, Febriani Pramesti menelepon Aryo Fauzan.

“Om Aryo, gimana nih, Soni di-bully orang! Aku nggak bisa nemuin dia!”

'Di-bully?'

Dahi Aryo Fauzan langsung berkerut. Dia baru saja keluar dari ruang rapat dan langsung masuk ke kantornya.

“Sebenarnya ada apa?”

Mende...

Masuk dan lanjutkan membaca