Bab [88] Tergoda

Aryo Fauzan mengangkat alisnya. Akhirnya ada kabar juga, dan mereka bersedia membuka laboratoriumnya untuk umum. Dia mengelus dagunya sambil berpikir.

"Masukkan aku ke dalam tim Dr. Gunawan. Aku mau ikut dengan mereka!"

Hendra Prasetya sedikit tercengang. "Pak Fauzan, apa ini tidak apa-apa?"

Aryo...

Masuk dan lanjutkan membaca