PASAL 11

Aku berdiri di sana dan mendengarkan.

Setiap erangan. Setiap gesekan sprei. Setiap kata jorok yang keluar dari mulutnya. Dan dia—menggeram seolah dia tidak baru saja bilang dia mencintaiku, bahkan belum genap dua puluh empat jam yang lalu.

Memalukan.

Tapi aku tidak menangis, juga tidak tersentak....

Masuk dan lanjutkan membaca