BAB 187

POV Kael

Pintu-pintu menuju aula utama sangat besar. Berornamen. Dirancang untuk menakut-nakuti.

Tapi aku tetap mendorongnya terbuka.

Dua hari berlari. Dua hari bertanya-tanya apakah aku akan sampai tepat waktu.

Yah. Aku di sini.

Aula menjadi hening saat aku melangkah masuk. Ratusan mata me...

Masuk dan lanjutkan membaca