BAB 189

Sudut Pandang Kael

Dan inilah pertanyaan yang aku takuti.

Aku menarik napas. Membiarkan keheningan berlangsung sejenak—cukup lama untuk tampak enggan tapi tidak terlalu lama hingga terlihat menghindar.

"Para pembunuh itu," kataku perlahan. "Mereka tidak hanya lari. Mereka membawaku bersama merek...

Masuk dan lanjutkan membaca